12. Mengapa dan Bagaimana Kurikulum kita Selama Ini, KBK, KTSP, Virgana wordpress

Ada dua pertanyaan yang perlu kita ketahui, yaitu:

Pertama. Mengapa pendidikan di Indonesia yang telah menerapkan beberapa kurikulum diantaranya model kurikulum 1974, 1984, 1994, 2004, KBK dan KTSP hanya menciptakan peserta didik yang belum berdaya?

Untuk menjawab pertanyaan itu, kita lihat sejarah dimana selama masa “penjajahan orde Baru” manusia Indonesia secara sistematis dan mendasar dari segi fisik, politik, ekonomi, sosial, mental, dan kultural telah mengalami proses

Kurikulum

penindasan, perusakan dan pembodohan. selama itu mereka (pemerintah) lebih mengorientasikan pada masalah agraris/pertanian, sehingga orientasi lebih kepada daratan dari pada lautan. sehingga realita dan potret manusia dan alam Indosesia tidak menjadi satuan harmoni yang serasi antara pertanian dan maritem. Hali ini telah menjadikan sumber kehidupan yang terbatas pada produk pertanian/agraris.

Dampaknya sumber penghasilan dan pendapatan hanya pada satu sektor pertanian dan industri yang agraris/agro industri. Bukti yang nyata dampak semuanya ini adalah bahwa manusia Indonesia telah menjadi miskin, tak berdaya, mudah ditipu “Mafia” dalam dan luar negeri, menjadikan negara yang paling banyak hutang dan akhirnya berebutan sumber kehidupan yang terbatas dan berkembangnya korupsi di hampir semua sektor kehidupan. Kondisi ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara paling korup di dunia. Kesemuanyanya ini menjadikan bangsa dan manusia indonesia menjadi bangsa yang tidak mempunyai daya saing atau daya kompetitif.

Kedua. Bagaimana sebaiknya kurikulum sekolah di Indonesia agar dapat menghasilkan peserta didik yang mempunyai kapasitas?

Dalam rangka peningkatan kapasitas bangsa dan manusia Indonesia hanya dilakukan melalui pendidikan. Namun model dan paradigma pendidikannya haruslah pula dengan paradigma pendidikan Indonesia Modern yang berbasis lingkungan, dengan model dan paradigma kurikulum Indonesia yang modern juga.

Garis Besar Paradigma Kurikulum Indonesia Modern yang Berbasis lingkungan Hidup (Sumber: Mata Kuliah Manajemen otonomi Pendidikan dari Prof. Dr. MAS. Imam Chourmain, Med)

Inti dan dasarnya adalah pemberdayaan dan peningkatan nkapasitas manusia Indonesia sejalan dengan lingkungan alam maritim dan kepulauannya pada semua tingkatan usia mulai dari usia dini sampai Lansia, berikut ini kerangka dasa Paradigma Kurikulum Indonesia Modern:

  1. Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas Manusia Indonesia damam Mengembangkan Hubungan Antara Manusia Sesamanya. Jadi mengembangkan kemampuan berkomunikasi dengan manusia sesamanya dalam lingkungan sosial manusianya. Sebagai lingkungan kedua sesudah linkungan alamnya. Hal ini menjadi prioritas agar manusia Indonesia tetap toleran, komunikatif, koordinatif, sinergik, saling menghormati dan bersatu dalam NKRI.
  2. Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas Manusia Indonesia dalam dalam Budidaya dan Penguasaan Informasi. Sekarang adalah era Informasi, dan ada pepatah “information is the power“, Jadi inilah salah satu cara untuk memberikan kemampuan kopentensi dan kekuatan kepada bangsa dan manusia Indonesia sekarang dan di masa depan berjaya dalam penguasaan informasi.
  3. Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas Manusia Indonesia dalam IPTEK. IPTEK  adalah salah satu kekuatan untuk meningkatkan mutu kinerja di semua aspek kehidupan. Jadi Penguasaan kemampuan dan mengembangkan lingkungan IPTEK menjadi sangat strategik untuk membangun dan meningkatkan pemberdayaan dan kapasitas manusia Indonesia.
  4. Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas Manusia Indonesia dalam Melakukan Alokasi Sumber Daya. Sumber daya meliputi: (i) sumber daya alam (ii) sumber daya waktu (iii) sumber daya prasarana dan sarana (iv) sumber daya dana (v) sumber daya peluang/opportunity. Jadi sumber daya adalah basis untuk memungkinkan berlanjut hidup. untuk penguasaan dan cerdas dalam melakukan alokasi sumber daya menjadikan manusia Indonesia bebas dari kemiskinan.
  5. Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas Manuisa Indonesia dalam Menguasai Sistem dan Mekanisme Dunia Kerja. Dunia kerja adalah tempat di mana semua manusia mampu berkiprah untuk menemukan jati dirinya, mengembangkan kemampuan berkarier, mengaktualisasikan diri dalam pergaulan hidup, dan mencapai nilai kehidupannya secara optimal. Tanpa bekerja, selain sulit memperoleh peluang pendapatan juga menempatkan manusia pada kondiosi ketergantungan pada manusia lain sesamanya dan menjadikannya tak merasa aman lahir dan bathin, Jadi kemampuan penguasaan sistem dan mekanisme dunia kerja penting dan strategik bagi semua manusia Indonesia

Belajar dari masa lampau, maka pemerintahan sekarang mesti memperhatikan bukan saja masalah agraris tetapi juga masalah maritim (sumber daya Laut) yang begitu luas, dengan menggunakan teknologi dan mendayagunakan SDM yang ada yang berbasis kemandirian melalui para petani dan nelayan. Indonesia akan mumpunyai dasar yang kuat dalam kemandirian bangsa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: