91. Pengalaman memijahkan Ikan Koi, Pemijahan Ikan Sederhana, Kolam Ikan, Ikan saja Puasa,Virgana Unindra Jakarta

Pada mulanya saya memelihara Ikan Koi di kolam yang berbentuk lingkaran yang berdiameter 3 M dengan kedalaman 0,5 M, dan jumlah Ikan Koi mencapai 27 ekor. Ini angka yang bagus karena berjumlah 9, memang ada suatu kebiasaan orang-orang tertentu kalau memelihara ikan koi jumlah angkanya mencapai 9, seperti angka 9, 18, 27, 36 …. dst.

Enak dipandang mata ketika saya tabur pelet ikan ke dalam kolam dan ikan Koi berebut makanan, indahnya sang jantan dengan gesit menyerobot makanan, kemudian meliuk-liukan badannya untuk merebut kembali makanan. Sedangkan sang betina berenang dengan tenang karena kegemukan badannya berjalan dengan lambat tetapi keindahan warnanya membuat mata ini tak jemu memandang. Memang indahnya Ikan Koi beraksi mesti dipelihara  di kolam ikan bukan di aquarium, berbeda dengan ikan hias. Ikan hias tidak akan indah dipandang kalau dipelihara di kolam ikan.

Berawal dari ikan Koi betina yang gemuk itulah saya terpanggil untuk memijahkan Ikan Koi, ternya gemuknya Telor Ikan yang menempel pada Ijukadalah mengandung telor yang sudah matang siap untuk dipijahkan. Pengalaman memijahkan Ikan belum pernah ada, hanya mendengar dari para orang tua dan membaca teori. Maka pemijahan ikan Koi yang saya lakukan sangat sederhana dan tidak profesional dan hasilnya mungkin tidak maksimal. Inilah pemijahan ikan yang saya lakukan.

  • Pertama kolam lain yang berukuran 1 x 2 x 0,5 M, dibersihkan dari semua kotoran dan lumut kemudian dijemur 1-2 hari
  • Selanjutnya diberi air dengan ketinggian kira-kira 0,5 M, diamkan selama 2 – 3 hari diberi pupuk untuk telor Ikan mulai menetasmerangsang makanan ikan alami tumbuh.
  • kemudian kolam ikan di beri Ijuk secukupnya, usahakan ijuk mengambang di air (tahan pakai bambu)
  • sirkulasi air dengan gelembung udara, untuk memberikan oksigen pada air
  • jumlah ikan betina dengan jantan adalah 1 : 2 masukan dalam kolam.
  • selama pemijahan ikan tidak diberi makan (puasa)

Keesokan harinya

  1. Kolam ikan akan berbusa sebagai indikator telah terjadi proses pembuahan
  2. Diamkan selama 2 hari agar telor ikan keluar semua kemudian ikan dipindahkan kembali pada kolam lain
  3. Telor ikan akan terlihat menempel pada ijuk berwarna putih bening ini yang bagus
  4. Penetasan telor ikan memerlukan enerji panas 100 derajat, artinya kalau suhu air kolam rata-rata 25 derajat maka telor ikan akan menetas semua selama 4 hari
  5. kalau sudah menetas semua Ijuk diangkat
  6. diberi makanan yang berbentuk serbuk (dijual di tukang ikan) setelah berumur 1 minggu.

Hasilnya:Hasilnya Setelah 2 Bulan

  • sekitar 20.000 anak ikan telah menetas
  • sekitar umur 3 minggu sudah kelihatan warna-warni bayi ikan
  • tidak semua ikan menetas sebagai ikan Koi, sebagian menjadi ikan mas biasa

Kesalahan:

  1. Untuk menghasilkan Ikan Koi yang baik adalah Ikan Koi yang dipijahkan harus berasal dari satu garis keturunan. Sedangkan Koi saya berasal dari Madiun ada juga yang dari Sukabumi jadi nyampur.
  2. Hasil penetasan bagus, tetapi kualitas Koi tidak bagus.

Pengalaman pemijahan ke dua dan ketiga gagal hanya beberapa saja yang berhasil menetas, karena pemijahan dilakukan pada musim hujan, benih ikan kalau kena air hujan akan mati. Demikian semoga bermanfaat.

“Ikan saja dalam hidupnya berpuasa apalagi manusia harus malu pada ikan, kalau bulan puasa tidak Shaum”

10 responses to this post.

  1. wooooowwwwwww…….keyen, pengalaman terbaik, bisa menjadi sang pembelajar……., ingin berguru pada guruku niy……..semoga ttp sehat, sukses, selalu, Allah memberkahi dlm setiap langkahnya Pak Vir…….,Al Hamdulillah.

    Reply

  2. Posted by Zafrans on September 14, 2015 at 6:03 AM

    Trims pak.. infonya sangat membantu saya. Mau tanya airnya itu harus bersih dari lumut ya??

    Reply

    • Iya betul airnya harus bersih bebas lumut, sebentar aja kok kurang lebih 1 minggu. nanti kan Ikan Indukannya harus dipisahin dari telornya, soalnya yang jantan akan memakannya. pindahin aja semua indukan kekolam asal. tks sudah berkunjung

      Reply

  3. Posted by mdi0001 on November 14, 2015 at 8:55 AM

    Pak kok ikan koi saya gak mau memijah ya

    Reply

  4. Posted by aank on April 11, 2016 at 8:13 AM

    Halo pak Virgana, saya pengemar koi tapi sangat minim dalam hal budidaya koi. Ada beberapa pertanyaan setelah saya membaca postingan Bapak yang keren abis tersebut. Mohon ijin untuk menimba ilmu per-KOI-an

    Diatas disebutkan bahwa:

    A. Dalam point no 2 : “Diamkan selama 2 hari agar telor ikan keluar semua kemudian ikan dipindahkan kembali pada kolam lain”

    1.Waktu “pendiaman” selama 2 hari tersebut apakah merupakan standar (SOP) / ketentuan dalam setiap pemijahan koi?

    2. Bagaimana cara mengetahui & mendeteksi bahwa telur ikan koi sudah atau belum keluar semuanya?

    3. Dengan adanya masa “pendiaman” selama 2 hari tersebut berarti jumlah total hari dari proses pemijahan s/d telur keluar semua adalah 2,5-3 hari.

    4. Apakah masa “pendiaman” selama 2 hari tersebut tidak riskan terhadap resiko telur dimakan induknya sendiri, mengingat dalam proses pemijahan, ikan harus dipuasakan (biasanya setelah pemijahan di malam hari, keesokan harinya induk langsung dipisahkan/ diangkat dari kolam pemijahan)

    B. Pada persiapan kolam disebutkan bahwa
    ” ….diberi pupuk untuk merangsang makanan ikan alami tumbuh.”
    tapi disisi lain (pada point terakhir) disebutkan bahwa “selama pemijahan ikan tidak diberi makan (puasa)”. Bagaimana maksud dari statement tersebut.

    Reply

    • 1. Dua hari itu SOP Maksimal telor sudah keluar semua,kalau lebih dari dua hari belum bertelor berarti ikannya belum siap(belum matang) untuk di pijahkan. 2.Kalau sudah ada telor yang banyak menempel pada ijuk pada hari ke 2 segera pisahkan saja induknya (telor yang bagus berwarna bening),kalau yang putih akan gagal menetas. 3.”. Pada persiapan kolam disebutkan bahwa
      ” ….diberi pupuk untuk merangsang makanan ikan alami tumbuh.”
      tapi disisi lain (pada point terakhir) disebutkan bahwa “selama pemijahan ikan tidak diberi makan (puasa)”. Bagaimana maksud dari statement tersebut” ini maksudnya untuk menumbuhkan jentik-jentik makanan untuk makanan awal bayi Koi kalau udah netas.bukan untuk induknya. Karena jentik-jentik ini akan mulai ada setelah hari ke 3. Indukan sudah di angkat. Dan hari-hari berikutnya di beri serbuk makan ikan ada di toko pakanan Ikan

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: