199. KJP sebagai pelatihan Korupsi kepada Masyarakat, Hidup Ahok

Perbuatan buruk atau jelek, seperti mengambil barang orang lain tanpa izin atau korupsi atau perbuatan jelek sejenis lainnya, dapat terjadi. ketika ada niat dan kesempatan. Dua variabel ini membuat peluang terjadi atas perbuatan jelek itu mendekati 100%, Disisi lain tingkat keberhasilan ini dipengaruhi oleh variabel lain yaitu kewaspadaan dari pemilik barang tersebut, ketika pemilik barang ini lengah atau memberikan kesempatan barangnya untuk dicuri, maka peluang terjadi menjadi 100%.

DI SEDIAKAN UANG UNTUK DICURI

DI SEDIAKAN UANG UNTUK DICURI

Variabel niat ini tentunya dilatarbelakangi motivasi suatu tuntutan, atau keadaan atau hal lain sehingga niat itu dapat terbentuk pada diri seseorang untuk berbuat diluar norma agama.

Jangankan diberi kesempatan tidak diberi kesempatanpun akan dicari agar kesemptan itu ada.

Dalam kasus KJP (Kartu Jakarta Pintar), menurut penulis KJP adalah suatu wadah pelatihan korupsi kepada masyarakat, kita perhatikan dan dapat melihat sendiri kejadian di msyarakat setelah menerima KJP. Dana dapat dipergunakan untuk modal usaha (buka Warung misalnya), buat DP kredit motor, buat bayar utang, buat makan, beli perhiasan dan banyak kasus lain yang terjadi. Ini kan praktek korupsi kecil-kecilan. Sehingga pemberian KJP identik dengan pemberian magang dari si Pemberi kesempatan.

Terus solusinya bagaimana? Dari pada kita mengawasi kepada ribuan pesonil (Anggota masyarakat), tidak akan cukup waktu dan tenaga, dan sebagai tindak lanjut apakah pemerintah sanggup mempidanakan “anggota masyarakat”?. Kalau anda sanggup, penulis katakan “hebat” anda setingkat malaikat.

Kembalikanlah urusan beginian kepada Unit terkait atau kalau perlu bentuk UPT baru menangani hal itu. Kalau Pensonilnya nakal tangkap masuk penjara. Peraturan kepegawaian sudah jelas, kalau pelanggaran berat pecat dari kepegawaian. Dan juga Kalau menangkap personil pegawai kan jelas sasarannya jumlahnya pun hanya segelintir saja.

Percayailah anak buah (kan udah digaji yang besar melalui tunjangan), buatlah team work. Karena hakekatnya manajemen adalah bagaimana menggunakan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. dan pengawasan memang harus kontinyu agar tidak terbentuk peluang. Wallahualam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: