204. Mengenang 25 Tahun. yang lalu. SPG 1, SPG 2, SPG 3, SPG 4, SPG 5, SPG 6, SPG 7 dan SGO, Serta SPG/SGO Swasta Jakarta

Seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan profesionalisme guru Sekolah Dasar, serta dengan diterbitkannya Surat Keputusan Mendikbud Nomor 0854/U/1989, tentang program penyetaraan D2 dan kualifikasi minimal guru SD. Maka ada suatu perubahan yang signifikan terhadap tata kelola persekolahan ke SD-an.

Pertama di tingkat Institusi Sekolah:
Yaitu dengan dilikuidasinya lembaga pendidikan sekolah guru (setingkat SLTA), misalnya di DKI Jakarta:
SPG 1, SPG 2 dan SGO bergabung menjadi PGSD IKIP Jakarta
SPG 3 beralih fungsi menjadi SMAN 109 Jakarta Selatan
SPG 4 beralih fungsi menjadi SMAN 110 Jakarta Utara
SPG 5 beralih fungsi menjadi SMAN 111 Jakarta Utara
SPG 6 beralih fungsi menjadi SMAN 112 Jakarta Barat
SPG 7 beralih fungsi menjadi SMAN 113 Jakarta Timur
Pada tahun 1990/1991 adalah penerimaan perdana siswa baru di SMA ex SPG secara manual, sekarang adalah 25 tahun yang lalu mengenang SPG. Saat itu banyak perdebatan mengenai pembubaran SPG/SGO, toh kalau tidak dibubarkan mereka bisa menjadi calon mahasiswa PGSD kalau memang tuntutannya D2, yang berdasarkan pengalaman emipiris mahasiswa yang berasal dari SPG lebih matang dari mahasiswa non-SPG dalam hal kejiwaan dan keguruannya.

Kedua di kalangan Guru SPG/SGO
Diberikan pilihan kepada para guru yang sekolahnya diliquidasi, tetapi Pada umumnya para guru memilih lokasi dimana dia berasal bekerja, walaupun ditawarkan untuk dapat bergabung ke PGSD IKIP Jakarta, seperti halnya penulis saat itu ditunjuk untuk bergabung ke PGSD unit Radio Dalam. Tetapi kemudian Kanwil Depdikbud menugaskan penulis di Kasi Tentis Bidang Dikgu, yang saat itu sedang ada proyek besar tentang Program Penyetaraan D2 guru SD.

Ke-tiga di kalangan Guru SD
Di kalangan guru Terjadinya perubahan perilaku menjadi masyarakat pembelajar, dimana kesehariannya monoton tanpa intervensi untuk meningkatkan diri, tetapi dengan Surat Keputusan Mendikbud 0854/U/1989. Sebagian besar guru SD mencari tahu bagaimana agar mereka dapat diikutkan pada Program Penyetaraan D2 guru SD. Ada 3 jalur untuk dapat mengikuti program ini:
1. Biaya APBN
2. Biaya APBD
3. Biaya Swadana (pada umumnya guru dari yayasan)
Program ini diselenggarakan dengan bantuan tutorial setiap hari minggu, adalah program kerjasama juga dengan UT (universitas Terbuka), di propinsi ada UPBJJ-UT (Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka)

Tahun 2015 adalah 25 tahun yang lalu SMA ex SPG menerima siswa baru. Dan prestasinya adalah tingkat menengah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: