210. IKLAN TV, Perbanyaklah pesan sponsor, sepasang mata satu satu akan meninggalkan anda

SCTVKalau kita nonton TV bersama anggota keluarga atau teman, banyak komentar ketika pesan sponsor bertubi-tubi ditayangkan (pinjam istilah dari Atikah dalam Tukang Bubur naik Haji). Komentar itu Misalnya “Parah mentang-mentang acaranya banyak penonton, iklannya seabreg” Terutama pada sinetron yang dianggap pengelola TV ratenya sudah tinggi, dalam hal ini pengelola tidak salah karena mengejar setoran. Tapi ada yang dirugikan, yang dirugikan adalah pihak pemasang iklan. Ketika produknya dikenalkan ditayangkan di TV apakah ada jaminan akan di lihat pemirsa TV, jika iklannya bertubi-tubi bahkan ada yang diulang-ulang membosankan untuk ditonton.

Pada saat Iklan ditayangkan bertubi-tubi dan berlama-lama, dengan cekatan jemari ini akan menggenggam remote control dan memijit pada saluran lain sampai kira-kira iklan selesai. Disini yang dirugikan adalah anda (pemasang iklan), untuk itu penulis menyarankan kepada anda para pemasang iklan, pertama, tema iklan harus berganti setiap saat periode tertentu, supaya tidak membosankan untuk ditonton. Kedua minta penayangan iklan pada pertama tanyangan, di awal acara, dipertengahan acara atau di akhir acara.

Kalau pada pengelola Iklan TV saya sarankan berpikirlah kreatif, sepertinya anda sudah bosan berpikir, karena otaknya sudah dipenuhi bayangan duit dan target, jadi sudah mentok sampai disitu, tidak mempunyai visi memuaskan Pemirsa.

MESTINYA MEMANG HARUS ADA TV SWASTA YANG BERNAMA:  TV PARIWARA, ATAU TV IKLAN

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: